RSS

Sesmenpan: Urusan Honorer Sudah Tuntas!

 Minggu, 20 Maret 2011 , 15:56:00
JAKARTA - Pemerintah menegaskan, masalah tenaga honorer sudah dituntaskan. Tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan. "Masalah tenaga honorer sudah tuntas kok. Kan pemerintah dan DPR RI sudah selesai membahasnya," kata Sekretaris Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Sesmenpan & RB), Tasdik Kinanto, yang dimintai tanggapannya tentang tenaga honorer, Minggu (20/3).

Dia menyebut, untuk penyelesaian tenaga honorer kategori I (yang dibiayai APBN/APBD) dan kategori II tinggal menunggu ditetapkan RPP tentang Tenaga Honorer. Setelah RPP yang saat ini masih diharmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM disahkan oleh presiden, selesai sudah masalah honorer.

"Saya rasa tidak ada lagi masalah honorer yang dibahas. Semuanya sudah tuntas-tas," cetusnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Meneg PAN&RB EE Mangindaan menyatakan, pengangkatan honorer menjadi CPNS akan dituntaskan pada 2012. Untuk 2011, yang diselesaikan adalah honorer kategori satu. Honorer yang lolos verifikasi dan validasi ini langsung masuk ke tahap pemberkasan NIP. Sedangkan 2012, yang diangkat adalah honorer kategori dua. Untuk kategori ini akan dites pada 2011 dan masuk pemberkasan di 2012.

Setelah pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS ini, tidak ada lagi yang diangkat. Yang ada hanya pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT) dan outsourcing. (esy/jpnn)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

balada guru honorer

Hmmmh….
Melas hidupku ini
Sutil wajan dan panci
Di malam ini jadi saksi
Entah bagaimana nasib keluargaku
minggu ini
Makan nasi, roti,
Atau hanya sekedar ubi
Belasan tahun aku mengabdi
Untuk negeri ini
Tapi...
Mana ada yang peduli
Aku tak juga diangkat
Sebagai pegawai negeri
Terik mentari membuat kulitku hitam kelam
Sepanjang perjalanan
Meski demikian
Aku tetap ingin kokoh dan bertahan
Hanya demi satu niat dan tujuan
Mengabdi kepada negara
Dan berharap ridho Tuhan
Tak apalah ratusan ribu sebulan
Kuanggap ini adalah resiko sebuah ketulusan
Asalkan aku bisa mencetak calon-calon ilmuwan
Hmmmh....
Memang sih..isi dompetku tak penuh
Namun walau demikian
Aku bercita-cita kelak
Anak didikku
Bisa memperbaiki negeri ini lebih jauh
Laksana pasir
Sebuah bangunan tak akan kokoh tanpanya
Sekalipun dia tak nampak
Namun perannya dalam sebuah bangunan
Adalah unsur terpenting
Aku ingin di masa depan kelak
Kala anak didikku sudah menjadi orang layak
Mereka tidak lupa dengan jasa orang-orang
Yang pernah berbuat banyak
Yang kedudukan serta keberadaanya
Tidak pernah diperhatikan khalayak..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS